^nGGedebuzz^

Computer-Phobia, penyakit anak kampung

Juli 2003, Aku, yang telah terbiasa hidup dalam gelimang kesederhanaan perkampungan Jawa Tengah, secara mengejutkan diterima di sebuah SMA Negeri yang cukup favorit di Kota. Padahal sebelumnya, hanya berkutat dengan kertas-kertas lapuk di SMP kampung, tak kenal teknologi. SMA Kota, bung!! Jaraknya 25 KM dari tempat tinggalku…

Aku merasa keinginan untuk sekolah di kota benar-benar akan terwujud. Hatiku senang bukan buatan kala itu. Bagiku, sekolah di kota adalah impian, memimpikan adanya fasilitas lebih yang tak tersedia di sekolah-sekolah kampung.

Beberapa minggu sudah, tugas-tugas sekolah mulai memohon perhatian khusus, sebagian diantaranya diwajibkan oleh guru agar diketik komputer. Gelisah bukan main aku dibuatnya. Pasalnya, bagiku komputer bak benda super sakral hingga menyentuhnya pun aku tak berani. Mahal; tak terbeli dengan keuangan keluarga kami. Canggih; tak masuk di akal anak petani kampung sepertiku. Sering kulihat teman-temanku chatting sambil tertawa-tawa. Aku hanya bisa tertegun kagum. Mendekati mesin bernama komputer, aku panas dingin, keringatku banjir. Mesin inilah yang membuatku minder.
READMORE
 

Pe-eR oh.. Pe-eR !!!

akhirnya, ku sempetin juga ngerjain ni Pe-Er dari Boot,,
makasih pe-er'nya ya! panjang amiiiir..... kayaknya bakal lama nih ngetiknya!
tapi saia tetep semangat deh... hehehe,,

1... 2.... 3... Mulai!

FOUR NAMES THAT FRIENDS CALL YOU:
Gus-pin, maklum, msh ada hubungan sama GusDur dan Gus Hiddink,, wkwkwkwkwk!
Agus,
Apin, kaya' anak2 jadinya aku...,,
dek Imut, mbak kakak kelasku kasih panggilan ini pas SMA krn mungkin ngga tahu namaku, nular deh ke temen2.. padahal aku sih ngga imut2 amat.. but thx ya! hehe..
READMORE